Home » » ARTIKEL: HIDUP ADALAH PROSES

ARTIKEL: HIDUP ADALAH PROSES

Written By Iwan budiyanto on Tuesday, 17 February 2015 | 10:39

Hidup adalah Proses
Oleh : Edi Rohani, MS

Dalam kehidupan ini, seseorang mengalami banyak masalah, selesai yang satu muncul lagi yang lain dan sering kali orang merasa letih menghadapi masalah. Padahal jika kita tidak menghadapi masalah sedikitpun dalam hidupnya, barangkali kita mengalami kekosongan dan itu berarti masalah yang lebih besar. Hemat penulis, masalah yang paling besar adalah kekosongan, karena dalam kekosongan kita “tidak menjadi”, dan karenanya kita sebenarnya tidak mempunyai “eksistensi” : kita tiada, kita tidak bisa dinilai, dan tidak mendapatkan nilai.
Barangkali itulah kodrat manusia, hidupnya bukan untuk kekosongan. Kita lahir dan menjadi, dan dalam proses menjadi itu kita berbuat, dan ketika berbuat kita menghadap sesamanya yang sedang menjadi dan berbuat pula. Semuanya sedang menyatakan eksistensinya masing-masing, dan dalam tahap pernyataan eksistensi itu, satu sama lain saling berhadapan, berbenturan dan berlawanan. Dalam hidup seseorang selalu ada kalah-menang, silih berganti, hari ini kita mungkin menang, esok harinya aku dan seterusnya hingga yang lainya lagi. Isyarat al-Qur’an menegaskan , al-Yaumu nudawiluha bainannasi, hari-hari mempermainkan manusia di dalamnya.
Pada saat kita menang, Kita menghadapi ancaman kekalahan, dan saat kita kalah, kita mempunyai harapan untuk menang. Sesungguhnya makna menang - kalah terletak pada bagaimana proses menang dan kalah itu berlangsung dan bagaimana kita menghadapi kalah-menang itu. Jika kemenangan itu kita capai dengan cara-cara yang licik, kasar dan melanggar moralitas, maka sesungguhnya kita kalah. Sebaliknya, jika kita kalah karena kita memang mempunyai banyak kelemahan dan dapat menerimanya dengan tulus, maka kesadaran akan kekalahan itu tidak mustahil akan membawa kemenangan di kelak kemudian hari,
Fenomena menang-kalah sama halnya dengan kegagalan dan kesuksesan, dan setiap orang pasti menghadapinya dan pernah mengalaminya. Dalam kehidupan tidak ada suatu apapun yang mulus tanpa cela, tanpa halangan, dan tanpa perjuangan karena memang hidup adalah proses, sebagai sesuatu yang terus mengalir, seperti air, dan berjalan secara dialektik. Oleh karena itu, hidup tidaklah statis dan selesai, karena sesuatu yang stastis adalah mati, sedang selesai adalah hidup yang sudah berakhir.
Yang perlu dipahami- karena hidup adalah proses- kita harus hati-hati dan sabar, karena proses memerlukan waktu yang menuntut kesabaran dan kehati-hatian. Melupakan proses pada hakekatnya berlawanan dengan kodrat hidup itu sendiri. Jangan terpaku dalam kalah-menang, gagal-sukses, baik-jahat, benar-salah, karena semuanya adalah bagian dari proses itu sendiri. Semuanya yang menentukan adalah proses dan dalam proses itulah maka harga, kualitas, derajat, dan jati diri seseorang dinilai dan ditentukan bukan pada hasilnya.
**( Edi Rohani)
Ketua I PC IPNU Wonosobo 2005-2007
(Tulisan ini terinspirasi oleh sebuah proses yang menimbulkan tanda tanya besar dalam hidup dan keberhidupan)


Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

Total Pageviews

Popular Posts

Daftar Blog

Arsip Blog

Powered by Blogger.
 
Support : Privacy Policy
Copyright © 2013. FATKHUL ANWAR - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger